Tolak Kedatangan Jokowi, Ratusan Mahasiswa ITB Lakukan Unjuk Rasa

BANDUNG - Ratusan mahasiswa ITB menduduki area sekitar kampus dengan aksi unjuk rasa serta membentangkan poster bertuliskan “Tolak Politisasi Kampus” di Kampus ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Kamis (17/4). Aksi tersebut merupakan bentuk upaya penolakan mahasiswa ITB atas kedatangan Jokowi ke kampus mereka. (Foto Oleh: Fabian Januarius Kuwado/Kompas.com)   BANDUNG – Kedatangan Gubernur More »

Mediasi Dirasa Kurang Puas Oleh Masyarakat Fikom

BANDUNG - Para mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) menyimak pemaparan Wakil Dekan 1 Fikom Unisba, Santi Indra Astuti, di Forum Mediasi fakultas dan mahasiswa, di pelataran Fikom Unisba, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung, Rabu (16/4). Acara tersebut merupakan upaya pihak fakultas untuk mengklarifikasi isu-isu yang muncul di More »

Klarifikasi Santi Indra Astuti Terkait Kasus Kuswan

BANDUNG -  Wakil Dekan 1 Fikom Unisba, Santi Indra Astuti memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar di masyarakat Fikom, di Forum Mediasi fakultas dan mahasiswa, di pelataran Fikom Unisba, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung, Rabu (16/4). Acara tersebut merupakan upaya pihak fakultas untuk mengklarifikasi isu-isu yang muncul di lingkungan Fikom More »

Mediasi Sebagai Upaya Klarifikasi Isu Di Masyarakat Fikom

BANDUNG - Para mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) menyimak pemaparan Wakil Dekan 1 Fikom Unisba, Santi Indra Astuti, di Forum Mediasi fakultas dan mahasiswa, di pelataran Fikom Unisba, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung, Rabu (16/4). Acara tersebut merupakan upaya pihak fakultas untuk mengklarifikasi isu-isu yang muncul More »

Celoteh Fikom, Wadah Aspirasi Mahasiswa

BANDUNG – Para pengurus BEM Fikom Unisba saat melakukan aksi teaterikal di tangga batu kampus Unisba, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung, Kamis (10/4). (Foto Oleh: Pubdok BEM Fikom) BANDUNG – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (BEM Fikom) menggelar kegiatan “Celoteh Fikom” di Kampus I Unisba, Jalan More »

 

Lima Pelaku Pembunuhan Pasutri Bandung Terancam Hukuman Mati

BANDUNG – Petugas Kepolisian dibantu oleh warga setempat memasukan salah satu jenazah korban dugaan penculikan dan pembunuhan ke dalam mobil jenazah saat akan di makamkan di Taman Makam Pahlawan, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Senin (14/4) sore. Kedua jenazah yang juga pasangan suami Istri tersebut di temukan oleh warga di semak-semak, Kampung Rengat Tengah, Desa Karyasari, Cikedal Pandeglang, Banten. (Foto Oleh: Bayu Anggara)

 

BANDUNG – Pelaku pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) Didi Harsoadi (59) dan Anita Anggraini (51), warga Jalan Batu Indah Raya No.46 A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, terancam hukuman mati. Sampai saat ini, polisi menetapkan lima orang sebagai pelaku pembunuhan keji itu. Kelima pelaku yang berhasil ditangkap, bersama-sama mrencanakan kejahatannya di sebuah hotel di Bandung.

Tolak Kedatangan Jokowi, Ratusan Mahasiswa ITB Lakukan Unjuk Rasa

BANDUNG - Ratusan mahasiswa ITB menduduki area sekitar kampus dengan aksi unjuk rasa serta membentangkan poster bertuliskan “Tolak Politisasi Kampus” di Kampus ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Kamis (17/4). Aksi tersebut merupakan bentuk upaya penolakan mahasiswa ITB atas kedatangan Jokowi ke kampus mereka. (Foto Oleh: Fabian Januarius Kuwado/Kompas.com)

 

BANDUNG – Kedatangan Gubernur DKI Jakarta, Joko WIdodo (Jokowi) ke kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) mendapat sambutan demonstrasi dari ratusan mahasiswa ITB, Kamis (17/4). Demonstrasi tersebut merupakan upaya para mahasiswa untuk menolak kedatangan orang nomor satu DKI itu, karena khawatir kehadiran Jokowi hanya untuk kepentingan politik demi pencapresannya.

Menurut pantauan Kompas.com, ratusan mahasiswa telah menduduki akses masuk kampus terlebih dahulu sebelum mobil yang berisi Rektor ITB Akhmaloka dan Jokowi serta para rombongan hendak masuk ke dalam kampus.

Mediasi Dirasa Kurang Puas Oleh Masyarakat Fikom

IMG_0062

BANDUNG - Para mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) menyimak pemaparan Wakil Dekan 1 Fikom Unisba, Santi Indra Astuti, di Forum Mediasi fakultas dan mahasiswa, di pelataran Fikom Unisba, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung, Rabu (16/4). Acara tersebut merupakan upaya pihak fakultas untuk mengklarifikasi isu-isu yang muncul di lingkungan Fikom beberapa waktu lalu. (Foto Oleh: Bayu Anggara)

 

BANDUNG –  Mediasi yang dilakukan masyarakat Fikom Unisba dengan Pejabat Fakultas Fikom di selasar Fakultas Ilmu Komunikasi gedung KHEZ. Muttaqien, Jalan Tamansari No. 1, Rabu, (16/4), dinilai tidak membuahkan hasil. Warga Fikom beranggapan, jawaban dari pihak Fakultas atas permasalahan yang ada dinilai tidak kongkrit.

Deo Rizky Kurnianto selaku ketua Keluarga Mahasiswa Jurnaklistik (KMJ) berpendapat, apa yang disampaikan pihak Fakultas tidak menghasilkan win-win solution, “Jawaban pihak Fakultas berputar-putar, yang kami minta kejelasannya itu, tentang tata cara dan aturan yang sebenarnya untuk melengkapi prosedur seminar, termasuk apa yang dilakukan bila ada kasus seperti Kuswan,” ujar Deo.

Rina Karina mahasiswa Jurnalistik 2011 mengatakan, klarifikasi yang dilontarkan sudah jelas. Namun, pertanyaan yang dilontarkan mahasiswa lainnya belum sepenuhnya terjawab. Ia merasa belum puas dengan mediasi yang digagas oleh Media Advokasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fikom itu.

“Pertanyaan mahasiswa belum terjawab semua, ada yang masih harus ditindaklanjuti lagi, jadi kita harus menunggu”. ujarnya.

Rina berharap mediasi seperti ini bisa dilaksanakan lagi, dengan lebih mengarahkan apa yang akan ditanyakan dan jawaban yang diharapkan. Sehingga dapat menghasilkan solusi untuk kebaikan mahasiswa kedepannya. (Teks Oleh : Riska Nursyafitri)

Klarifikasi Santi Indra Astuti Terkait Kasus Kuswan

IMG_0069

BANDUNG -  Wakil Dekan 1 Fikom Unisba, Santi Indra Astuti memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar di masyarakat Fikom, di Forum Mediasi fakultas dan mahasiswa, di pelataran Fikom Unisba, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung, Rabu (16/4). Acara tersebut merupakan upaya pihak fakultas untuk mengklarifikasi isu-isu yang muncul di lingkungan Fikom beberapa waktu lalu. (Foto Oleh: Bayu Anggara)

 

BANDUNG – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba), mengadakan mediasi dengan pihak Fakultas terkait isu skorsing yang beredar terhadap Kuswan, mahasiswa jurnalistik 2010 di pelataran Fikom Unisba, Gedung KHEZ. Muttaqien, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung, Rabu (16/4). Dalam mediasi ini, Santi Indra Astuti, selaku dosen pembimbing Kuswan mengklarifikasi permasalahan penundaan seminar yang sedang dijalani Kuswan.

Mediasi Sebagai Upaya Klarifikasi Isu Di Masyarakat Fikom

IMG_0062

BANDUNG - Para mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) menyimak pemaparan Wakil Dekan 1 Fikom Unisba, Santi Indra Astuti, di Forum Mediasi fakultas dan mahasiswa, di pelataran Fikom Unisba, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung, Rabu (16/4). Acara tersebut merupakan upaya pihak fakultas untuk mengklarifikasi isu-isu yang muncul di lingkungan Fikom beberapa waktu lalu. (Foto Oleh: Bayu Anggara)

 

BANDUNG – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (BEM Fikom Unisba) bekerjasama dengan Keluarga Mahasiswa Jurnalistik (KMJ) menggelar forum mediasi  antara fakultas dan mahasiswa, di selasar Fakultas Fikom, Jalan Tamansari no.1 Kota Bandung, Rabu (16/04). Forum mediasi ini dalam rangka upaya mengklarifikasi segala isu-isu yang muncul di mayarakat Fikom.

Tiga Orang Pelaku Pembunuhan Pasutri Bandung Diciduk di Lampung

BANDUNG – Salah satu keluarga korban terlihat menangis saat melihat dua jenazah korban dugaan penculikan dan pembunuhan tiba di rumah duka, Jalan Batu Indah Raya No.46 A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Senin (14/4) lalu. Sebelumnya pada Jum’at (11/4), korban ditemukan warga di semak-semak, Kampung Rengat Tengah, Desa Karyasari, Cikedal Pandeglang, Banten.

(Foto Oleh: Bayu Anggara)

BANDUNG – Polisi Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) berhasil menciduk pelaku pembunuhan pasangan suami istri (Pasutri) Harsoadi (59) dan Anita Anggraeni (51) yang di bunuh di kediamannya di Jalan Batu Indah, Kota Bandung dan jenazah di buang di Pandeglang, Banten, pada Jum’at (11/4) lalu. Pelaku yang berjumlah tiga orang itu di tangkap di Lampung.

Kedatangan Jenazah Korban Pembunuhan Pasutri di Iringi Tangis Keluarga dan Angin Kencang

BANDUNG – Para kerabat, keluarga, dan warga, dipimpin ketua DKM setempat, menshalatkan kedua jenazah pasangan suami istri yang di temukan tewas di Pandeglang, Banten pada Jum’at (11/4) lalu di rumah duka Jalan Batu Indah Raya No.46 A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Senin (14/4). (Foto Oleh: Bayu Anggara)

 

BANDUNG – Kedua jenazah pasangan suami isteri Didi Harsuadi (59) dan Anita Anggraeni (51) yang menjadi korban dugaan penculikan dan pembunuhan tiba di kediamannya di Jalan Batu Indah Raya No.46 A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Senin (14/4) siang. Kedua jenazah tersebut tiba setelah pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serang mengirimkannya ke pihak keluarga di Bandung. Sebelum kedatangan jenazah, kediaman mewah milik korban itu dihadiri oleh para warga setempat, kerabat, dan juga keluarga korban.

Para pelayat yang sudah menunggu kedatangan jenazah sejak pukul 12.00 WIB, terlihat histeris dan beberapa diantaranya mengumandangkan kalimat takbir saat dua mobil jenazah tiba di depan rumah duka pukul 14.30 WIB disertai dengan angin yang cukup kencang. Kedua jenazah langsung di shalatkan di ruang tengah rumah duka. Diantara para pelayat, hadir anak tunggal korban, Anggiane (27) yang menangis ketika jenazah kedua orang tuanya tiba.

Celoteh Fikom, Wadah Aspirasi Mahasiswa

BANDUNG – Para pengurus BEM Fikom Unisba saat melakukan aksi teaterikal di tangga batu kampus Unisba, Jalan Tamansari No.1, Kota Bandung, Kamis (10/4). (Foto Oleh: Pubdok BEM Fikom)

BANDUNG – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (BEM Fikom) menggelar kegiatan “Celoteh Fikom” di Kampus I Unisba, Jalan Tamansari No.1 Kota Bandung, Kamis (10/4). Celoteh Fikom merupakan program kerja rutin BEM-F per-tiga bulan yang bertujuan menampung aspirasi mahasiswa Fikom, baik itu pendapat, saran, dan keluhan kepada pihak fakultas ataupun akademik.

Kurang Mengenal Calegnya, Pemilih Pemula Kebingungan

Beberapa orang pemilih pemula sedang memperhatikan gambar partai politik pemilu 2014 (Foto Oleh : Antaranews.com)

 

BANDUNG – Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilakukan serentak di seluruh Inonesia hari ini, Rabu (9/4), diikuti oleh pemilih pemula yang sebagian besar adalah mahasiswa. Sebagai pemilih pemula, kebanyakan dari mereka merasa kebingungan saat akan mencoblos. Alasannya adalah banyaknya jumlah calon anggota dewan yang akan dipilih, serta kreadibilitas partai yang dinilai buruk.

Banyaknya pemberitaan di media massa  tentang kasus korupsi yang menimpa beberapa partai memang mempengaruhi pilihan masyarakat, apalagi pemilih pemula.  Dally Dharma, salah seorang mahasiswa Teknik Industri Institut Teknologi Nasional (Itenas) 2011  mengungkapkan, dirinya merasa bingung dan sempat ragu saat akan menyuarakan suaranya.

“Sempat bingung mau milih yang mana, soalnya liat di media banyak anggota partai yang korupsi. Calonnya juga banyak,dan kurang mengenali jadi tambah bingung,” ujar Dally

Namun hal tersebut tidak membuat dirinya golput, karena menurutnya warga yang baik harus memilih siapa calon pemimimpinnya. “Sebagai warga negara yang baik tidak boleh golput,” tambahnya.

Hal yang sama juga diutarakan  Widia Redikta Putri, mahasiswa Universitas Widyatama 2011. Dirinya mengaku tidak begitu yakin terhadap partai yang ada dalam pemilu tahun ini. “Kurang yakin sama partai-partainya, sama calonnya banyak. Jadi nyoblosnya ngasal,” ungkap Widi, begitu ia akrab disapa.

Widi berharap siapapun nanti calon yang terpilih harus bisa membawa bangsa ini lebih baik lagi, dan ia menegaskan agar calon yang terpilih nanti harus mementingkan kepentingan rakyat, tidak gila kekuasaan dan gila uang.  (Teks Oleh : Abdurrahman Mushaddiq)

 

Menang Dramatis Chelsea Pastikan Satu Tempat Di Babak Semi Final

LONDON – Pemain Chelsea Andre Scurrle (kanan) melakukan tos bersama rekannya David Luiz (Kiri) seusai melesatkan gol ke gawang PSG yang dikawal Sirigu. Rabu dini hari, (9/4), di Stadion Stambford Bridge, London Inggris. (Foto:  Net)

 

LONDON - Chelsea akhirnya memastikan satu tempat untuk berlaga di babak semi final Liga Champions Eropa musim 2014. Kepastian Chelsea mengisi satu jatah tim di semi final, tak lain karena mereka mampu membungkam club asal Perancis, Parist Saint German (PSG) dengan skor 2-0, pada leg kedua babak perempat final Liga Champions Eropa. Di Stadion Stamford Bridge, London, Rabu dini hari, (9/4). Kemenangan anak asuh Jose Mourinho ini bisa dikatakan dramatis, karena pada leg pertama mereka harus menelan pil pahit kala bertandang ke Stadion Parc Des Princes dengan skor 3-1.

Beban untuk mengejar defisit dua gol, dijadikan Lampard cs sebagai motivasi untuk bangkit. Hasilnya Chelsea mampu bermain apik dengan memainkan pola menyerang sejak awal laga. Namun, di menit 20, Chelsea harus kehilangan Eden Hazzard yang mengalami cidera, dan di gantikan oleh Andre Schurrle. Pergantian ini membuat daya gedor Chelsea sedikit menurun, dan PSG mengambil alih jalannya permainan. Petaka justru datang bagi tim tamu, tepatnya pada menit ke-32 memanfaatkan umpan sundulan David Luiz, Andre Schurrle mampu melepaskan sepakan voli yang mengarah keras ke sudut gawang yang dikawal Sirigu. Bola pun melesat mulus kegawang, dan skor berubah 1-0 untuk Chelsea yang bertahan hingga turun minum.